Zaman Doni Monardo Stand By Semalaman di Halim

saat-doni-monardo-stand-by-semalaman-di-halim-1

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

VIVA   –    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, pagi tersebut, dikabarkan menuju Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur (NTT). Bencana tidak mengenal keadaan libur, seperti yang ditegaskan pernyataan pers dari BNPB.

Doni mengaskan, bahwa petugas kebencanaan kudu senantias siaga, setelah tahu banjir bandang yang sejenis dahsyat menerjang wilayah dalam Timur Indonesia tersebut. Keberangkatan Doni, diketahui ketika baru saja mendarat di Jakarta, setelah baru saja menyelesaikan perjalanan maraton dari satu ke daerah yang asing.

“Ini tidak kejadian pertama, di mana kami harus melakukan penjelajahan maraton satu daerah ke daerah lain. Setelah kembali ke Jakarta, tak lama berselang harus bertolak sedang ke lokasi bencana dengan baru. Nah, itu dengan terjadi pagi ini, ” ujar Tenaga Ahli BNPB, Egy Massadiah di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dalam siaran pers BNPB, Senin 5 April 2021.

Doni beserta rombongan terbatas lepas alas dari dari Bandara Halim dan akan mendarat terlebih dulu di Maumere, NTT. Mantan Danjen Kopassus itu dalam kapasitasnya juga sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID- 19, sejak Selasa hingga Minggu kemarin berharta di Nunukan, Kalimantan Utara berlanjut ke Mamuju dan Palu. Dan lanjut ke Surabaya dan Bali.

“Minggu malam stand by di Halim buat bertolak meninjau banjir bandang di Pulau Adonara, Flores Timur, NTT. Berhubung iklim semalam di lokasi haluan tidak memungkinkan, perjalanan diundur menjadi pagi ini, memukul 05. 00, ” prawacana Egy.

Bagaikan diketahui, banjir bandang sudah menerjang dua desa di Flores Timur pada Minggu kemarin, 4 April 2021 pukul 01. 00 WITA. Selain itu beberapa daerah lainnya di NTT pula mengalami hal serupa.

Banjir bandang yang dipicu intensitas hujan agung itu, menerjang antara lain Desa Nelelamadike di Kecamatan Ile Boleng, Kelurahan Waiwerang dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Daerah Oyang Barang dan Berpendidikan di Kecamatan Wotan Ulumado serta Desa Waiwadan & Duwanur di Kecamatan Adonara Barat. Sebanyak 11 warganya meninggal dunia akibat banjir bandang di Kabupaten Lembata. Data itu dihimpun had Minggu, 4 April 2021 pukul 19. 00 WITA. Sementara badan kebencanaan pada sana menyebut, total 44 orang sudah meninggal kelanjutan banjir bandang tersebut.

Dilaporkan juga kurang rumah hanyut dan jembatan roboh, termasuk masih dalalam pencarian lebih dari 20 orang hilang. Turut mengikuti dalam rombongan Kepala BNPB pagi ini Anggota DPD RI Yorrys Raweyai dan Angelius Wake Koko.