Tulisan Prof Tjandra: Perkembangan Data Efikasi Vaksin COVID-19

kolom-prof-tjandra-perkembangan-data-efikasi-vaksin-covid-19-1

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

VIVA   –  Efikasi vaksin yang ditunjukkan dari buatan uji klinik fase tiga tentu menjadi dasar istimewa dalam penentuan penggunaan sejenis vaksin. Selain itu, jalan beberapa varian dan mutasi baru juga bayak sanggup perhatian, khususnya apakah keberadaannya mengganggu daya proteksi yang dihasilkan oleh vaksin yang ada.

Kita tahu bahwa di negeri kita kini digunakan vaksin Sinovac dan juga Astra Zeneca, dan tentunya di waktu mendatang mungkin sekadar ada kemungkinan jenis vaksin yang lain pula.

Sinovac
Dalam beberapa hari ini cukup banyak berita tentang pernyataan pimpinan “China Centers for Disease Control – CDC” yang mengutarakan bahwa vaksin buatan negaranya “don’t have very high protection rates”.

Memang belum ada publikasi resmi di buku harian internasional terakreditasi, tetapi proklamasi awal (belum di analisa oleh kelompok pakar) sejak peneliti Brazil menunjukkan nilai efikasi vaksin Sinovac sebesar 49, 1 persen, pada bawah batas 50 persen  yang biasa dianut sebab WHO, FDA Amerika Serikat dan EMA Eropa.

Tetapi kemudian bukti lanjutan dari uji klinik fase tiga di Brazil menunjukkan angka efikasi menyeluruh sebesar 50, 7 obat jerih, dan angka ini meningkat pada status penyakit dengan lebih berat. Di sisi lain ada data pada kelompok yang kecil bahwa angka efikasinya dapat meningkat menjadi 62, 3 obat jerih bila dosis pertama & kedua diberikan dalam selang 3 minggu atau bertambah. Dikabarkan bahwa sampai 7 April 2021 maka sudah ada lebih dari 180 juta dosis vaksin Sinovac yang digunakan di sekitar 30 negara di negeri.