Jerinx Dituntut 3 Tahun Bui, Fadli Zon: Demokrasi Kita Sudah Tertinggal

Jerinx Dituntut 3 Tahun Bui, Fadli Zon: Demokrasi Kita Sudah Tertinggal

VIVA   –    Wakil Ketua Ijmal Partai Gerindra, Fadli Zon menghakimi tuntutan Jaksa Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, yang menuntut I Besar Ari Astina alias jerinx=”” tag=”” www.viva.co.id=””>jerinx”>Jerinx SID dengan hukuman 3 tahun penjara. Selain itu, tersedia sanksi subsider 3 bulan penjara dan denda Rp10 juta di dalam kasus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kacung badan kesehatan dunia ataupun WHO.

Atas pernyataannya itu, Jerinx dituntut dengan urusan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap IDI.

“ Demokrasi kita benar benar sudah mundur jauh , ” tulis Fadli di akun twitter @fadlizon yang dikutip VIVA, Rabu 4 November 2020.

Meski tak sepaham dengan pernyataan Jerinx, tetapi menurut Fadli apa yang disampaikan musisi asal Bali itu sedang dalam koridor demokrasi.  

“ Apa yang dikatakan Jerinx masih dalam jalan kebebasan berpendapat, walaupun saya tidak setuju dengan pendapatnya , ” ujarnya.

Maka itu, ia menekankan nama konstitusi & demokrasi tak layak bila Jerinx di penjara.

“ Jerinx harusnya bebas jika kita masih berdemokrasi. Mari kembali pada semangat konstitusi tentang kebebasan menyatakan pendapat itu , ” katanya.

Sebelumnya, Jerinx dituntut 3 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada persidangan kasus IDI kacung WHO yang digelar dalam Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Selasa kemarin, 3 November 2020.

Pun, tim Jaksa yang hadir membacakan seluruh berkas pasal Jerinx. Jaksa menyampaikan jika tersedia beberapa hal yang memberatkan dan juga meringankan Jerinx. Untuk dengan memberatkan, salah satunya Jerinx dinilai meresahkan masyarakat.

“Perbuatan terdakwa melukai perasaan dokter seluruh Indonesia yang sedang menangani COVID-19. Dan hal-hal yang meringankan, tersangka belum pernah dihukum dan sedang muda, ” jelas Jaksa.

Maka itu, merujuk Bab 28 Ayat 2 Jo Urusan 45A Ayat 2 UU Cetakan 19 Tahun 2016 Tentang Modifikasi atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP, Jaksa dianggap Jerinx bersalah.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Besar Ari Astina alias Jerinx dengan pidana selama 3 tahun dan denda sebesar 10 juta subsider tiga bulan kurungan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah tetap berada dalam tahanan, ” kata jaksa. (ren)

Baca Juga: Situasi Ini yang Beratkan Tuntutan Jerinx