Alibaba, Airbnb dan Uber Lahir dibanding Sebuah Krisis

Alibaba, Airbnb dan Uber Lahir dibanding Sebuah Krisis

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

VIVA   –  Di tengah ketidakpastian global dengan disebabkan Virus Corona COVID-19, perusahaan di seluruh dunia mengambil kendali atas masa depan mereka tunggal. Mereka secara aktif mencari dan menangkap peluang bisnis baru sambil membentuk model operasi baru & cara kerja baru.

Akselerasi transformasi digital selama pandemi mendorong perusahaan untuk melampaui batas-batas tradisional untuk menciptakan pasar yang sama sekali baru, serta penawaran jumlah baru untuk pelanggan. Produk, layanan, dan cara perusahaan menjalankan usaha berkembang dengan sangat cepat.

Baca: Jualan Online Seperti Pakai Sepatu Baru

Rontok dari dampak sosial dan ekonomi, krisis selalu melahirkan dunia mutakhir dengan pemain serta pemimpin industri yang baru pula. Pandemi SARS yang dimulai pada 2002 menjadi katalisator pertumbuhan meteorik dari suatu perusahaan e-commerce kecil bernama Alibaba menjadi pemain utama ritel online di Asia.

Lalu, krisis keuangan pada 2008 memberi jalan bagi Airbnb dan Mencari untuk berkembang di Amerika Konsorsium (AS) dan Uni Eropa sebab subprime mortgage yang berimbas ke genting sektor keuangan yang lebih di dalam. Krisis ini berdampak pada dana dan pendapatan yang lebih lembut bagi masyarakat di sana.

Photo:

  • Cermati. com

Di tengah situasi yang penuh tantangan saat ini, baik sebab sisi kesehatan maupun ekonomi, Kepala Eksekutif Bukalapak Rachmat Kaimuddin membakar supaya saling belajar satu sepadan lain. Menurutnya, semua orang mau membuat perubahan dan mengeksplorasi jalan apapun di masa pandemi ini.

Itulah mengapa Asia Corporate Innovation Summit (ACIS) 2020 mengusung tema Road to Recovery: Paving Ways to Post-Covid-19 World Ahead .

“Event ini hadir di zaman yang tepat sebagai pemancing pendapat, mendiskusikan pikiran dan memastikan bahwa kita tetap relevan serta bisa lebih maju. Apapun bidang usaha kita, ” kata dia, Sabtu, 28 November 2020.

Photo:

  • The Economic Times

Pada kesempatan yang sama, Chairman ACIS 2020, Indrawan Nugroho, berharap bisa membantu para-para pelaku industri di Asia pada menemukan strategi konkret untuk meninggalkan pandemi COVID-19 serta mempercepat jalan mereka untuk memulihkan kinerja serta menciptakan masa depan perusahaan.

“Transformasi digital menjadi betul penting saat ini. Namun benar juga tidak mudah. Karena tersebut dibutuhkan upaya bersama untuk menjumpai solusi atas masalah yang saat ini sedang dihadapi sehingga kita tidak hanya sekadar selamat daripada pandemi, melainkan membuat kita semakin bergerak maju, ” ungkapnya.